21 Februari 2026

Apriyani Rahayu


https://www.instagram.com/r.apriyanig/

Apriyani Rahayu lahir di Konawe, Sulawesi Tenggara, pada 29 April 1998. Ia berasal dari keluarga sederhana. Sejak kecil, ia telah menunjukkan minat besar terhadap bulutangkis meskipun fasilitas latihan di daerahnya terbatas. Ayahnya bahkan membuatkan raket sederhana untuk mendukung latihan putrinya. Dari situlah tekadnya mulai tumbuh.

Masa kecil Apriyani tidak dipenuhi kemewahan. Ia harus berlatih dengan sarana terbatas dan menempuh perjalanan jauh demi mengikuti kejuaraan. Namun, semangatnya tidak pernah surut. Ia percaya bahwa kerja keras dapat mengubah masa depan. Demi mengembangkan kemampuan, ia merantau ke luar daerah untuk berlatih lebih serius. Keputusan itu menjadi titik penting dalam hidupnya.

Kerja kerasnya membuahkan hasil ketika ia masuk Pelatnas PBSI dan dipasangkan dengan Greysia Polii di nomor ganda putri. Awalnya, banyak yang meragukan pasangan ini karena perbedaan usia dan pengalaman yang cukup jauh. Namun, justru kombinasi pengalaman dan energi muda menjadi kekuatan mereka.

Puncak karier Apriyani terjadi pada Olimpiade Tokyo 2020. Dalam pertandingan final melawan pasangan unggulan Tiongkok, ia dan Greysia tampil penuh percaya diri. Dengan strategi matang dan kerja sama solid, mereka berhasil memenangkan pertandingan dan meraih medali emas. Kemenangan tersebut menjadi sejarah karena merupakan emas pertama Indonesia di nomor ganda putri dalam ajang Olimpiade.

Momen tersebut bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan kebanggaan nasional. Lagu Indonesia Raya berkumandang di arena Olimpiade, menandai keberhasilan perjuangan panjang seorang anak dari daerah yang berani bermimpi besar.

Hal yang menarik dari Apriyani adalah latar belakangnya yang sederhana namun mampu mencapai prestasi tertinggi dunia. Ia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk sukses. Nilai keteladanan yang dapat diambil adalah semangat pantang menyerah, kerja keras tanpa mengeluh, serta rasa syukur atas setiap proses.

Jika panjang dan kedalaman ini sudah sesuai standar “maksimal 2 halaman A4”, saya lanjutkan berikutnya (Eko Yuli Irawan dan Greysia Polii) dengan tingkat detail yang sama.


Sumber berita : https://kumparan.com/berita-hari-ini/profil-apriyani-rahayu-pemain-ganda-putri-yang-berhasil-sumbangkan-medali-emas-1wFkas4tew6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda mengisi komentar jika mendapat manfaat dari uraian di atas. Hindari SARA dan junjung tinggi etika kesopanan... No SPAM...!!! Terima kasih...