Teks 1 untuk Soal Nomor 1–5
Pentingnya Literasi Digital bagi Pelajar
Penggunaan internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan pelajar. Internet membantu mereka memperoleh informasi, mengerjakan tugas, dan berkomunikasi. Namun, kemudahan tersebut juga membawa risiko berupa penyebaran informasi palsu, perundungan siber, dan penyalahgunaan data pribadi. Oleh karena itu, pelajar perlu memiliki kemampuan literasi digital.
Literasi digital tidak hanya berarti mampu menggunakan perangkat elektronik. Literasi digital juga mencakup kemampuan mencari, memahami, menilai, dan memanfaatkan informasi secara bertanggung jawab. Pelajar yang memiliki literasi digital tidak akan langsung memercayai setiap informasi yang diterimanya. Mereka akan memeriksa sumber, penulis, tanggal penerbitan, dan bukti yang mendukung informasi tersebut.
Sekolah perlu memberikan pendidikan literasi digital secara terencana. Pendidikan tersebut dapat diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah. Dengan demikian, pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang terampil, tetapi juga menjadi pengguna yang kritis, etis, dan bertanggung jawab.
1. Pernyataan yang menjadi gagasan utama teks tersebut adalah …
A. Internet hanya digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas.
B. Literasi digital perlu dimiliki pelajar agar dapat menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.
C. Informasi di internet sebagian besar merupakan informasi palsu.
D. Sekolah harus membatasi penggunaan perangkat elektronik oleh pelajar.
E. Perundungan siber terjadi karena pelajar tidak mengerjakan tugas.
2. Pernyataan yang berfungsi sebagai argumen pendukung dalam teks tersebut adalah …
A. Internet harus dilarang di lingkungan sekolah.
B. Semua informasi di internet dapat dipercaya.
C. Internet mengandung risiko penyebaran informasi palsu dan penyalahgunaan data pribadi.
D. Pelajar lebih menyukai internet daripada buku pelajaran.
E. Literasi digital hanya berkaitan dengan keterampilan mengoperasikan komputer.
3. Simpulan yang sesuai dengan isi teks adalah …
A. Penggunaan internet oleh pelajar sebaiknya dihentikan.
B. Literasi digital hanya perlu diajarkan dalam mata pelajaran Informatika.
C. Kemampuan menggunakan teknologi lebih penting daripada etika digital.
D. Pendidikan literasi digital membantu pelajar memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.
E. Sekolah merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas perilaku pelajar di internet.
4. Berdasarkan teks, tindakan yang menunjukkan kemampuan literasi digital adalah …
A. Membagikan informasi yang sedang viral tanpa membacanya.
B. Memercayai informasi karena dikirimkan oleh teman dekat.
C. Menghindari seluruh informasi yang berasal dari internet.
D. Memeriksa sumber dan bukti sebelum menyebarkan informasi.
E. Menggunakan internet hanya untuk hiburan.
5. Hubungan antara paragraf kedua dan ketiga adalah …
A. Paragraf kedua menyajikan masalah, sedangkan paragraf ketiga membantah masalah tersebut.
B. Paragraf kedua menjelaskan pengertian dan ciri literasi digital, sedangkan paragraf ketiga menawarkan penerapannya di sekolah.
C. Paragraf kedua menyajikan simpulan, sedangkan paragraf ketiga menyajikan tesis.
D. Paragraf kedua dan ketiga membahas dua hal yang tidak berhubungan.
E. Paragraf kedua memuat fakta sejarah, sedangkan paragraf ketiga memuat pendapat pribadi.
Teks 2 untuk Soal Nomor 6–10
Transportasi Umum Perlu Ditingkatkan
Kemacetan di kota-kota besar tidak dapat diselesaikan hanya dengan memperlebar jalan. Penambahan luas jalan justru dapat mendorong masyarakat menggunakan kendaraan pribadi lebih sering. Akibatnya, jumlah kendaraan kembali meningkat dan kemacetan tetap terjadi.
Pemerintah perlu meningkatkan kualitas transportasi umum. Kendaraan umum yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau dapat menarik masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi. Penggunaan transportasi umum juga mampu mengurangi konsumsi bahan bakar serta menekan pencemaran udara.
Namun, peningkatan transportasi umum harus disertai dengan kemudahan akses. Halte dan stasiun perlu terhubung dengan kawasan permukiman, sekolah, perkantoran, serta pusat kegiatan ekonomi. Jika transportasi umum sulit dijangkau, masyarakat akan tetap memilih kendaraan pribadi meskipun tarifnya murah.
Dengan demikian, pembangunan sistem transportasi umum yang berkualitas dan terintegrasi merupakan langkah yang lebih efektif untuk mengatasi kemacetan daripada sekadar menambah luas jalan.
6. Tesis yang disampaikan penulis adalah …
A. Kemacetan hanya terjadi di kawasan perkantoran.
B. Masyarakat harus dilarang memiliki kendaraan pribadi.
C. Peningkatan transportasi umum merupakan cara yang lebih efektif untuk mengatasi kemacetan.
D. Pelebaran jalan selalu berhasil mengurangi jumlah kendaraan.
E. Tarif kendaraan umum harus dibuat lebih mahal.
7. Mengapa pelebaran jalan dinilai kurang efektif untuk mengatasi kemacetan?
A. Pelebaran jalan mengurangi jumlah transportasi umum.
B. Jalan yang lebih luas dapat mendorong peningkatan penggunaan kendaraan pribadi.
C. Masyarakat tidak menyukai jalan yang luas.
D. Pelebaran jalan meningkatkan harga bahan bakar.
E. Pemerintah tidak memiliki kewenangan membangun jalan.
8. Informasi yang dapat disimpulkan dari paragraf ketiga adalah …
A. Tarif murah merupakan satu-satunya penentu keberhasilan transportasi umum.
B. Transportasi umum tidak perlu menjangkau kawasan permukiman.
C. Keterjangkauan akses memengaruhi kesediaan masyarakat menggunakan transportasi umum.
D. Halte dan stasiun sebaiknya dibangun jauh dari pusat kegiatan.
E. Kendaraan pribadi lebih ramah lingkungan daripada transportasi umum.
9. Data tambahan yang paling tepat untuk memperkuat argumentasi penulis adalah …
A. Daftar warna kendaraan umum yang disukai masyarakat.
B. Riwayat pembangunan jalan raya sejak masa kolonial.
C. Hasil penelitian mengenai penurunan kemacetan setelah peningkatan layanan transportasi umum.
D. Pendapat seorang pelajar tentang merek kendaraan pribadi.
E. Jumlah bengkel kendaraan di sebuah kota.
10. Kalimat berikut yang merupakan fakta adalah …
A. Transportasi umum merupakan pilihan yang paling menyenangkan.
B. Kendaraan pribadi tampaknya lebih bergengsi daripada kendaraan umum.
C. Berdasarkan laporan dinas terkait, jumlah penumpang bus kota meningkat 20% pada tahun 2025.
D. Semua masyarakat pasti lebih menyukai kendaraan umum.
E. Menurut saya, perjalanan dengan kereta jauh lebih nyaman.
Teks 3 untuk Soal Nomor 11–15
Ruang Terbuka Hijau di Lingkungan Sekolah
Sekolah seharusnya menyediakan ruang terbuka hijau yang memadai. Keberadaan pepohonan dan tanaman tidak sekadar memperindah lingkungan, tetapi juga membantu menciptakan udara yang lebih sejuk. Lingkungan yang nyaman dapat mendukung konsentrasi peserta didik selama mengikuti pembelajaran.
Ruang terbuka hijau juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Dalam pelajaran Biologi, peserta didik dapat mengamati pertumbuhan tanaman secara langsung. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, lingkungan hijau dapat menjadi objek penulisan laporan hasil observasi. Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau memiliki nilai pendidikan.
Sebagian pihak beranggapan bahwa pembangunan ruang hijau akan mengurangi lahan untuk gedung dan tempat parkir. Pendapat tersebut perlu dipertimbangkan, tetapi bukan berarti ruang hijau harus diabaikan. Sekolah dapat memanfaatkan taman vertikal, halaman kecil, atau area di sekitar pagar. Dengan perencanaan yang tepat, kebutuhan ruang belajar dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan.
11. Tujuan utama penulis menyampaikan teks tersebut adalah …
A. Menghibur pembaca dengan cerita tentang taman sekolah.
B. Menjelaskan cara menanam seluruh jenis tumbuhan.
C. Meyakinkan pembaca bahwa sekolah perlu menyediakan ruang terbuka hijau.
D. Melaporkan hasil perlombaan kebersihan sekolah.
E. Mengkritik peserta didik yang membawa kendaraan.
12. Strategi argumentasi yang digunakan dalam paragraf kedua adalah …
A. Menyajikan contoh pemanfaatan ruang hijau dalam pembelajaran.
B. Menyerang pihak yang menolak pembangunan taman.
C. Menggunakan cerita khayalan untuk menghibur pembaca.
D. Membandingkan harga berbagai jenis tanaman.
E. Menjelaskan sejarah berdirinya sekolah.
13. Kalimat yang menunjukkan sanggahan terhadap pendapat pihak lain adalah …
A. Sekolah seharusnya menyediakan ruang terbuka hijau yang memadai.
B. Ruang terbuka hijau juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
C. Lingkungan hijau dapat menjadi objek penulisan laporan hasil observasi.
D. Pendapat tersebut perlu dipertimbangkan, tetapi bukan berarti ruang hijau harus diabaikan.
E. Keberadaan pepohonan dapat menciptakan udara yang lebih sejuk.
14. Pernyataan berikut yang paling sesuai dengan sikap penulis adalah …
A. Seluruh gedung sekolah harus diganti dengan taman.
B. Tempat parkir lebih penting daripada ruang terbuka hijau.
C. Kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan dapat diseimbangkan melalui perencanaan.
D. Ruang terbuka hijau hanya bermanfaat bagi mata pelajaran Biologi.
E. Sekolah yang lahannya sempit tidak mungkin memiliki tanaman.
15. Pilihlah semua pernyataan yang sesuai dengan isi Teks 3!
Jawaban benar lebih dari satu.
A. Ruang terbuka hijau dapat mendukung kenyamanan belajar.
B. Ruang terbuka hijau hanya memiliki fungsi estetis.
C. Lahan yang terbatas dapat disiasati dengan taman vertikal.
D. Penulis mengabaikan pendapat pihak yang mengutamakan pembangunan gedung.
E. Lingkungan sekolah dapat digunakan sebagai sumber belajar kontekstual.