#navbar-iframe-container, #navbar-iframe, .navbar { display: none !important; height: 0 !important; visibility: hidden !important; }

My Songs

Mars SMANSAKA (Orchestra Version) :

Dirgahayu Indonesia :

HUT SMANSAKA :

Welcome to SMANSAKA :

SMANSAKA Juara Lagi :

Ekskul Musik Anthem :

4 Agustus 2026

MATERI BAHASA INDONESIA: INFOGRAFIK


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. menjelaskan pengertian, tujuan, dan fungsi infografik;

  2. mengidentifikasi unsur-unsur infografik;

  3. membedakan berbagai jenis infografik;

  4. menemukan informasi tersurat dan tersirat dalam infografik;

  5. menilai ketepatan data, bahasa, dan tampilan infografik;

  6. menyimpulkan isi infografik secara tepat;

  7. mengubah teks atau data menjadi infografik; dan

  8. mempresentasikan infografik secara logis dan komunikatif.


B. Pengertian Infografik

Kata infografik merupakan gabungan dari kata informasi dan grafik. Infografik adalah penyajian informasi, data, pengetahuan, atau gagasan dalam bentuk visual agar dapat dipahami secara cepat dan mudah.

Infografik biasanya memadukan:

  • teks singkat;

  • angka atau data;

  • gambar;

  • ikon;

  • diagram;

  • grafik;

  • peta;

  • garis waktu; dan

  • unsur warna.

Dengan demikian, infografik bukan sekadar gambar yang diberi tulisan. Infografik harus menyampaikan informasi yang benar, terstruktur, dan mudah dipahami.

Rumus sederhana infografik

Informasi yang akurat + visual yang tepat + bahasa yang ringkas = infografik yang efektif


C. Perbedaan Infografik dan Infografis

Dalam pemakaian sehari-hari, istilah infografik dan infografis sering digunakan dengan makna yang sama. Namun, keduanya dapat dibedakan sebagai berikut.

IstilahPengertian
Infografik                                          Produk atau media visual yang menyajikan informasi
Infografis                                          Berkaitan dengan penyajian informasi secara grafis

Contoh:

  • Sekolah menerbitkan sebuah infografik tentang bahaya perundungan.

  • Data tersebut disajikan secara infografis agar mudah dipahami.

Dalam materi ini, istilah yang digunakan adalah infografik karena merujuk pada produk atau media informasinya.


D. Tujuan Infografik

Infografik dibuat dengan beberapa tujuan berikut.

1. Menyederhanakan informasi

Informasi yang panjang dan rumit dapat diringkas menjadi bagian-bagian penting.

2. Mempercepat pemahaman

Pembaca dapat menangkap gagasan utama melalui perpaduan teks dan visual.

3. Menarik perhatian

Warna, gambar, ikon, dan susunan visual dapat mendorong pembaca untuk memperhatikan informasi.

4. Menampilkan hubungan antardata

Infografik dapat memperlihatkan perbandingan, perkembangan, urutan, atau hubungan sebab-akibat.

5. Membantu mengingat informasi

Informasi visual umumnya lebih mudah diingat daripada uraian panjang.

6. Mengajak pembaca melakukan sesuatu

Beberapa infografik memuat imbauan atau ajakan, misalnya menghemat air, menjaga kebersihan, atau menghindari perundungan.


E. Fungsi Infografik

Berdasarkan penggunaannya, infografik memiliki beberapa fungsi.

1. Fungsi informatif

Menyampaikan fakta, data, atau pengetahuan kepada pembaca.

Contoh: infografik hasil sensus penduduk.

2. Fungsi edukatif

Membantu pembaca mempelajari suatu konsep atau proses.

Contoh: infografik proses terjadinya hujan.

3. Fungsi persuasif

Mengajak atau memengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu.

Contoh: infografik ajakan mengurangi sampah plastik.

4. Fungsi instruktif

Memberikan petunjuk melakukan suatu kegiatan.

Contoh: infografik langkah mencuci tangan.

5. Fungsi publikasi

Menyebarluaskan informasi tentang kegiatan, program, atau kebijakan.

Contoh: infografik jadwal penerimaan peserta didik baru.


F. Ciri-Ciri Infografik

Infografik yang baik memiliki ciri-ciri berikut.

  1. Memuat informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

  2. Memiliki topik atau tujuan yang jelas.

  3. Mengutamakan informasi penting.

  4. Menggunakan teks yang singkat dan padat.

  5. Menggunakan visual yang sesuai dengan informasi.

  6. Memiliki susunan informasi yang runtut.

  7. Menggunakan ukuran huruf yang mudah dibaca.

  8. Menggunakan warna secara konsisten.

  9. Mencantumkan sumber data.

  10. Sesuai dengan karakteristik pembaca sasaran.


G. Unsur-Unsur Infografik

1. Judul

Judul menunjukkan topik utama infografik. Judul harus singkat, jelas, menarik, dan mewakili isi.

Contoh:

  • Kenali Bahaya Perundungan

  • Lima Langkah Menghemat Energi

  • Perkembangan Pengguna Internet di Indonesia

2. Subjudul

Subjudul memberikan penjelasan tambahan mengenai judul.

Contoh:

Kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan setiap hari di sekolah.

3. Teks informasi

Teks digunakan untuk menjelaskan fakta, data, konsep, atau langkah-langkah. Teks dalam infografik sebaiknya tidak terlalu panjang.

4. Data dan fakta

Data dapat berupa angka, persentase, jumlah, hasil penelitian, atau perbandingan.

Contoh:

Sebanyak 70% peserta didik membawa botol minum sendiri.

Data harus benar dan disertai sumber.

5. Gambar atau ilustrasi

Gambar membantu menjelaskan informasi dan menarik perhatian pembaca. Gambar harus berkaitan dengan topik, bukan sekadar hiasan.

6. Ikon atau simbol

Ikon mewakili objek atau gagasan tertentu.

Contoh:

  • ikon tempat sampah melambangkan pengelolaan sampah;

  • ikon buku melambangkan pendidikan;

  • ikon tetes air melambangkan penggunaan air.

7. Grafik atau diagram

Grafik digunakan untuk menampilkan data kuantitatif.

Bentuk visualKegunaan
Diagram batangMembandingkan beberapa kategori
Diagram garisMenunjukkan perubahan dari waktu ke waktu
Diagram lingkaranMenunjukkan bagian dari keseluruhan
PiktogramMenyajikan jumlah dengan simbol atau gambar
TabelMenampilkan data secara terperinci
PetaMenunjukkan informasi berdasarkan wilayah

8. Warna

Warna berfungsi untuk:

  • membedakan bagian informasi;

  • menegaskan informasi penting;

  • membangun suasana;

  • memperkuat identitas visual.

Penggunaan warna yang berlebihan justru dapat mengganggu pembaca.

9. Tata letak

Tata letak merupakan pengaturan posisi judul, teks, data, dan gambar. Tata letak harus mengarahkan pembaca mengikuti urutan informasi secara mudah.

10. Sumber informasi

Sumber menunjukkan asal data atau informasi. Unsur ini sangat penting untuk menjamin kredibilitas infografik.

Contoh:

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025.

11. Identitas pembuat

Identitas dapat berupa nama pembuat, lembaga, logo, atau alamat situs.


H. Jenis-Jenis Infografik Berdasarkan Isi

1. Infografik statistik

Infografik statistik menonjolkan angka, persentase, grafik, dan hasil penelitian.

Contoh: data jumlah pengunjung perpustakaan selama satu tahun.

2. Infografik informasi

Infografik informasi menjelaskan suatu topik atau konsep secara umum.

Contoh: pengertian, ciri, dan dampak perubahan iklim.

3. Infografik proses

Infografik proses menjelaskan tahapan melakukan atau terjadinya sesuatu.

Contoh: proses pembuatan kompos.

4. Infografik kronologis

Infografik kronologis menyajikan peristiwa berdasarkan urutan waktu. Jenis ini sering disebut infografik lini masa atau timeline.

Contoh: rangkaian peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

5. Infografik perbandingan

Infografik perbandingan menunjukkan persamaan atau perbedaan dua objek atau lebih.

Contoh: perbandingan buku cetak dan buku digital.

6. Infografik geografis

Infografik geografis menampilkan informasi berdasarkan lokasi atau wilayah dengan menggunakan peta.

Contoh: persebaran gunung api di Indonesia.

7. Infografik hierarkis

Infografik hierarkis menunjukkan tingkatan, urutan kedudukan, atau klasifikasi.

Contoh: struktur organisasi OSIS.

8. Infografik daftar

Infografik daftar menyajikan sejumlah informasi penting dalam bentuk butir-butir.

Contoh: tujuh cara menjaga kesehatan mental.

9. Infografik sebab-akibat

Infografik ini menunjukkan hubungan antara penyebab dan akibat suatu peristiwa.

Contoh: penyebab dan dampak pencemaran udara.


I. Jenis Infografik Berdasarkan Media

1. Infografik statis

Infografik statis berupa gambar yang tidak bergerak. Jenis ini dapat dicetak atau dibagikan melalui media digital.

Format yang umum digunakan adalah JPG, PNG, dan PDF.

2. Infografik animasi

Infografik animasi memadukan gambar bergerak, teks, suara, atau musik. Jenis ini biasanya berbentuk video.

3. Infografik interaktif

Infografik interaktif memungkinkan pembaca memilih, menekan, atau menggerakkan bagian tertentu untuk memperoleh informasi tambahan.

Contoh: peta digital yang menampilkan data ketika suatu wilayah dipilih.


J. Prinsip-Prinsip Infografik yang Baik

1. Akurat

Data harus benar, mutakhir, dan berasal dari sumber tepercaya. Jangan mengubah skala grafik untuk menggiring pembaca pada kesimpulan tertentu.

2. Relevan

Setiap teks, gambar, dan ikon harus mendukung topik. Hiasan yang tidak relevan sebaiknya dihilangkan.

3. Ringkas

Infografik hanya memuat informasi yang paling penting. Uraian panjang perlu diringkas tanpa mengubah makna.

4. Jelas

Pilihan kata, bentuk grafik, dan urutan informasi harus mudah dipahami oleh sasaran pembaca.

5. Hierarkis

Informasi diatur berdasarkan tingkat kepentingannya. Judul biasanya paling menonjol, diikuti data utama dan informasi pendukung.

6. Konsisten

Jenis huruf, warna, ikon, dan gaya visual digunakan secara konsisten.

7. Seimbang

Komposisi teks dan gambar harus proporsional. Infografik tidak boleh terlalu penuh atau terlalu kosong.

8. Menarik

Tampilan visual harus mampu menarik perhatian tanpa mengurangi kejelasan informasi.

9. Terbaca

Ukuran dan warna huruf harus memungkinkan teks dibaca dengan mudah.

10. Etis

Pembuat infografik harus:

  • mencantumkan sumber;

  • tidak memanipulasi data;

  • tidak menggunakan karya orang lain tanpa izin;

  • tidak menyebarkan informasi palsu;

  • tidak menampilkan informasi yang diskriminatif; dan

  • menjaga data pribadi.


K. Penggunaan Bahasa dalam Infografik

Bahasa infografik harus efektif karena ruang penyajiannya terbatas.

Ciri kebahasaan infografik

  1. Menggunakan kata baku.

  2. Menggunakan kalimat efektif.

  3. Mengutamakan kata kunci.

  4. Menggunakan istilah sesuai bidangnya.

  5. Menghindari kalimat yang bermakna ganda.

  6. Menggunakan angka atau persentase secara tepat.

  7. Menggunakan kata kerja tindakan dalam infografik petunjuk.

  8. Menggunakan kalimat persuasif dalam infografik ajakan.

  9. Menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar.

  10. Menyesuaikan bahasa dengan pembaca sasaran.

Contoh peringkasan kalimat

Kalimat panjang:

Para peserta didik diharapkan untuk selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pihak sekolah.

Kalimat infografik:

Buanglah sampah pada tempatnya!

Atau:

Pilah dan buang sampah sesuai jenisnya.

Contoh kalimat persuasif

  • Mari kurangi penggunaan plastik sekali pakai!

  • Lindungi data pribadimu!

  • Hentikan perundungan mulai sekarang!

  • Bawa botol minum sendiri!

Contoh kalimat instruktif

  • Pisahkan sampah organik dan anorganik.

  • Matikan lampu setelah digunakan.

  • Periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.

  • Cuci tangan dengan sabun selama 20 detik.


L. Pola Penyajian Informasi

1. Umum–khusus

Informasi dimulai dengan gagasan umum, kemudian dijelaskan dengan rincian.

2. Khusus–umum

Infografik menyajikan sejumlah fakta terlebih dahulu, kemudian diakhiri dengan kesimpulan.

3. Kronologis

Informasi disusun berdasarkan urutan waktu.

4. Prosedural

Informasi disusun berdasarkan tahapan kegiatan.

5. Sebab–akibat

Informasi menjelaskan penyebab dan dampak.

6. Perbandingan

Informasi menunjukkan persamaan dan perbedaan beberapa objek.

7. Masalah–solusi

Informasi dimulai dengan masalah, kemudian diikuti alternatif penyelesaiannya.


M. Cara Membaca dan Memahami Infografik

Infografik tidak cukup dibaca dari teksnya saja. Pembaca harus menghubungkan unsur verbal dan visual.

Langkah-langkah membaca infografik

1. Membaca judul

Judul membantu mengenali topik dan arah pembahasan.

2. Mengenali tujuan

Tentukan apakah infografik bertujuan memberikan informasi, menjelaskan proses, membandingkan, atau mengajak pembaca.

3. Mengamati sumber

Periksa lembaga, tahun penerbitan, dan sumber data.

4. Menemukan data utama

Perhatikan angka, persentase, warna mencolok, ukuran huruf, dan bagian yang ditempatkan secara dominan.

5. Mengikuti alur informasi

Ikuti urutan panah, nomor, kolom, garis waktu, atau pembagian bagian.

6. Menghubungkan teks dan visual

Tentukan hubungan gambar, simbol, grafik, dan tulisan.

7. Membandingkan data

Jika terdapat beberapa kategori, tentukan data tertinggi, terendah, sama, meningkat, atau menurun.

8. Menarik kesimpulan

Simpulkan keseluruhan informasi, bukan hanya menyalin salah satu data.

9. Menilai kredibilitas

Pastikan data logis, sumbernya jelas, dan penyajiannya tidak menyesatkan.


N. Informasi Tersurat dan Tersirat

1. Informasi tersurat

Informasi tersurat dinyatakan secara langsung dalam infografik.

Contoh data:

Penggunaan botol plastik berkurang 30%.

Informasi tersuratnya adalah penggunaan botol plastik mengalami penurunan sebesar 30%.

2. Informasi tersirat

Informasi tersirat tidak dituliskan secara langsung, tetapi diperoleh melalui penalaran terhadap data.

Jika penggunaan botol plastik berkurang setelah program membawa botol minum diterapkan, dapat disimpulkan bahwa program tersebut membantu mengurangi sampah plastik.

Kesimpulan tersirat harus tetap didukung oleh informasi yang tersedia. Jangan membuat kesimpulan yang melampaui data.


O. Menentukan Ide Pokok Infografik

Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi dasar seluruh informasi.

Cara menentukan ide pokok:

  1. baca judul;

  2. amati informasi yang paling dominan;

  3. perhatikan data yang berulang;

  4. tentukan hubungan antarbagian;

  5. rumuskan dalam satu kalimat umum.

Contoh

Judul: Kurangi Sampah Plastik di Sekolah

Isi:

  • membawa botol minum;

  • menggunakan kotak makan;

  • menolak sedotan plastik;

  • memilah sampah;

  • menggunakan kembali barang yang masih layak.

Ide pokok:

Berbagai tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah plastik di sekolah.


P. Menyimpulkan Isi Infografik

Kesimpulan harus:

  • mencakup informasi utama;

  • sesuai dengan data;

  • tidak menambahkan opini pribadi;

  • disampaikan secara ringkas; dan

  • menggunakan kalimat sendiri.

Contoh data

TahunPengunjung perpustakaan
20232.500 orang
20243.100 orang
20254.000 orang

Kesimpulan yang tepat:

Jumlah pengunjung perpustakaan meningkat secara konsisten dari 2023 hingga 2025.

Kesimpulan yang tidak tepat:

Perpustakaan tersebut pasti menjadi perpustakaan terbaik di Indonesia.

Kesimpulan kedua tidak tepat karena tidak didukung oleh data.


Q. Menilai Kualitas Infografik

Kualitas infografik dapat dinilai dari tiga aspek utama.

1. Aspek isi

  • Apakah informasi sesuai dengan topik?

  • Apakah data akurat?

  • Apakah sumber dicantumkan?

  • Apakah kesimpulan sesuai dengan data?

  • Apakah informasi masih relevan?

2. Aspek bahasa

  • Apakah menggunakan kata baku?

  • Apakah kalimatnya efektif?

  • Apakah terdapat kesalahan ejaan?

  • Apakah istilah mudah dipahami?

  • Apakah teks cukup ringkas?

3. Aspek visual

  • Apakah tulisan mudah dibaca?

  • Apakah warna digunakan secara tepat?

  • Apakah ikon sesuai dengan maknanya?

  • Apakah grafik menggunakan skala yang benar?

  • Apakah tata letaknya runtut?

  • Apakah tampilan tidak terlalu padat?


R. Waspadai Infografik yang Menyesatkan

Tampilan menarik tidak menjamin kebenaran informasi. Infografik dapat menyesatkan jika:

  1. tidak mencantumkan sumber;

  2. menggunakan sumber yang tidak kredibel;

  3. memotong data secara tidak utuh;

  4. menggunakan grafik tanpa skala;

  5. memperbesar atau memperkecil gambar secara tidak proporsional;

  6. mencampurkan fakta dan opini;

  7. menggunakan data yang sudah kedaluwarsa;

  8. menampilkan persentase tanpa menjelaskan jumlah sampel;

  9. menggunakan judul sensasional yang tidak sesuai dengan isi;

  10. menyimpulkan hubungan sebab-akibat hanya berdasarkan kebetulan.

Contoh manipulasi grafik

Data sebenarnya:

  • Kelas A: 80

  • Kelas B: 85

Jika sumbu grafik dimulai dari angka 79, perbedaan keduanya akan terlihat sangat besar. Padahal selisih sebenarnya hanya lima poin.

Karena itu, pembaca harus memeriksa:

  • titik awal sumbu;

  • satuan data;

  • rentang waktu;

  • jumlah responden;

  • sumber data; dan

  • konteks pengambilan data.


S. Langkah-Langkah Membuat Infografik

1. Menentukan tujuan

Tentukan pesan yang ingin disampaikan.

Contoh:

Mengajak peserta didik mengurangi sampah plastik.

2. Menentukan sasaran pembaca

Bahasa dan desain untuk peserta didik sekolah dasar tentu berbeda dari desain untuk masyarakat umum.

3. Menentukan topik

Pilih topik yang spesifik.

Terlalu luas:

Lingkungan

Lebih terarah:

Cara Mengurangi Sampah Plastik di Sekolah

4. Mengumpulkan informasi

Gunakan sumber yang dapat dipercaya, seperti:

  • buku;

  • jurnal;

  • situs lembaga pemerintah;

  • laporan penelitian;

  • hasil survei; dan

  • wawancara dengan narasumber yang kompeten.

5. Memeriksa kebenaran data

Bandingkan informasi dari beberapa sumber. Catat nama sumber, tahun, dan alamat laman jika data diperoleh dari internet.

6. Menyeleksi informasi

Pilih fakta yang benar-benar mendukung tujuan. Jangan memasukkan seluruh informasi yang ditemukan.

7. Menentukan jenis infografik

Sesuaikan bentuk dengan informasi.

InformasiBentuk yang tepat
Perubahan jumlah dari tahun ke tahunGrafik garis
Perbandingan beberapa kelompokDiagram batang
Bagian dari keseluruhanDiagram lingkaran
Rangkaian peristiwaGaris waktu
Tahapan kegiatanDiagram proses
Persebaran wilayahPeta
Persamaan dan perbedaanInfografik perbandingan

8. Membuat kerangka

Susun urutan:

  1. judul;

  2. pengantar singkat;

  3. data atau informasi utama;

  4. penjelasan pendukung;

  5. kesimpulan atau ajakan;

  6. sumber.

9. Membuat sketsa tata letak

Tentukan posisi setiap unsur sebelum mendesain.

10. Memilih unsur visual

Pilih warna, jenis huruf, ikon, gambar, dan grafik yang sesuai dengan topik.

11. Menulis teks

Gunakan kalimat singkat, efektif, dan mudah dipahami.

12. Membuat desain

Infografik dapat dibuat menggunakan aplikasi desain, presentasi, atau pengolah grafis.

13. Menyunting

Periksa kembali:

  • ketepatan data;

  • kelengkapan sumber;

  • ejaan;

  • keterbacaan;

  • konsistensi warna;

  • urutan informasi; dan

  • kesesuaian visual.

14. Mempublikasikan

Simpan dalam ukuran dan format yang sesuai dengan media publikasi.


T. Contoh Kerangka Infografik

Judul

Lima Cara Menghemat Listrik di Sekolah

Pengantar

Penggunaan energi secara bijak dapat mengurangi pemborosan dan menjaga lingkungan.

Isi utama

  1. Matikan lampu saat ruangan tidak digunakan.

  2. Manfaatkan cahaya matahari pada siang hari.

  3. Cabut pengisi daya setelah digunakan.

  4. Matikan komputer sebelum meninggalkan ruangan.

  5. Gunakan perangkat hemat energi.

Penutup

Hemat energi dimulai dari kebiasaan sederhana.

Sumber

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.


U. Mengubah Teks Menjadi Infografik

Teks sumber

Sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Penggunaan botol minum, kantong belanja, dan wadah makanan yang dapat digunakan kembali merupakan beberapa cara mengurangi sampah plastik. Sekolah juga dapat menyediakan tempat sampah terpilah dan melaksanakan kegiatan pengumpulan sampah untuk didaur ulang.

Hasil pemetaan informasi

BagianIsi
TopikPengurangan sampah plastik
MasalahPlastik sulit terurai
Solusi 1Membawa botol minum
Solusi 2Menggunakan kantong belanja pakai ulang
Solusi 3Membawa wadah makanan
Solusi 4Menyediakan tempat sampah terpilah
Solusi 5Mendaur ulang sampah
AjakanKurangi plastik mulai hari ini

Judul infografik

Kurangi Sampah Plastik Mulai dari Sekolah

Penyajian tersebut lebih ringkas daripada teks asal, tetapi tidak mengubah informasi pentingnya.


V. Mempresentasikan Infografik

Presentasi infografik tidak dilakukan dengan membaca seluruh tulisan. Penyaji harus menjelaskan hubungan antarbagian.

Struktur presentasi

  1. menyampaikan topik dan tujuan;

  2. menjelaskan sumber data;

  3. menunjukkan data utama;

  4. menjelaskan hubungan antarunsur;

  5. menyampaikan kesimpulan; dan

  6. memberikan rekomendasi jika diperlukan.

Contoh pembukaan

Infografik ini membahas upaya mengurangi sampah plastik di sekolah. Data dan informasi diperoleh dari sumber yang tercantum pada bagian bawah infografik.

Contoh penutup

Berdasarkan informasi tersebut, pengurangan sampah plastik dapat dimulai melalui perubahan kebiasaan sederhana, terutama dengan membawa botol minum dan wadah makanan sendiri.


W. Rangkuman

  1. Infografik adalah penyajian informasi atau data dalam bentuk visual.

  2. Infografik memadukan teks, gambar, ikon, warna, grafik, dan tata letak.

  3. Tujuan utamanya adalah menyampaikan informasi secara cepat, jelas, dan menarik.

  4. Jenis infografik antara lain statistik, proses, kronologis, perbandingan, geografis, hierarkis, dan sebab-akibat.

  5. Infografik yang baik harus akurat, relevan, ringkas, terbaca, konsisten, dan mencantumkan sumber.

  6. Memahami infografik memerlukan kemampuan menghubungkan unsur teks dengan unsur visual.

  7. Kesimpulan harus didasarkan pada keseluruhan data dan tidak boleh melampaui informasi.

  8. Pembaca perlu mewaspadai manipulasi data, grafik, gambar, dan judul.

  9. Pembuatan infografik dimulai dari menentukan tujuan hingga melakukan penyuntingan.

  10. Keindahan visual harus mendukung informasi, bukan menutupi kelemahan data.


X. Latihan Pemahaman

Bacaan untuk Soal 1–5

Perhatikan deskripsi infografik berikut.

Kunjungan Perpustakaan SMA Cendekia

TahunJumlah kunjungan
20222.000
20232.500
20243.500
20253.200

Keterangan tambahan:

  • Program literasi pagi dimulai pada 2023.

  • Pojok baca digital dibuka pada 2024.

  • Pada 2025, perpustakaan ditutup selama satu bulan untuk perbaikan.

  • Sumber: Laporan Perpustakaan SMA Cendekia, 2025.

Soal 1

Informasi utama yang disampaikan dalam infografik tersebut adalah ....

A. proses pembangunan perpustakaan sekolah
B. perkembangan jumlah kunjungan perpustakaan
C. jenis buku yang disukai peserta didik
D. penyebab kerusakan ruang perpustakaan
E. perbandingan perpustakaan beberapa sekolah

Soal 2

Peningkatan jumlah kunjungan terbesar terjadi pada periode ....

A. 2022–2023
B. 2023–2024
C. 2024–2025
D. 2022–2024
E. 2023–2025

Soal 3

Simpulan yang paling tepat berdasarkan data tersebut adalah ....

A. Jumlah kunjungan selalu meningkat setiap tahun.
B. Pojok baca digital menyebabkan perpustakaan ditutup.
C. Program literasi gagal meningkatkan jumlah kunjungan.
D. Kunjungan meningkat hingga 2024, lalu menurun pada 2025.
E. Penurunan kunjungan terjadi karena koleksi buku berkurang.

Soal 4

Pernyataan yang berupa informasi tersurat adalah ....

A. Peserta didik lebih menyukai buku digital daripada buku cetak.
B. Program literasi merupakan satu-satunya penyebab peningkatan kunjungan.
C. Pojok baca digital dibuka pada 2024.
D. Perpustakaan sekolah tersebut merupakan yang terbaik.
E. Perbaikan perpustakaan tidak disukai peserta didik.

Soal 5

Penurunan kunjungan pada 2025 perlu ditafsirkan secara hati-hati karena ....

A. data tahun 2022 tidak dapat dibandingkan
B. jumlah peserta didik tidak dicantumkan
C. perpustakaan sempat ditutup untuk perbaikan
D. program literasi dihentikan pada tahun tersebut
E. sumber data berasal dari lembaga luar sekolah


Soal 6–10

Soal 6

Unsur yang paling menentukan kredibilitas sebuah infografik adalah ....

A. variasi warna
B. ukuran ilustrasi
C. bentuk huruf
D. sumber data
E. jumlah ikon

Soal 7

Jenis infografik yang paling tepat untuk menjelaskan tahapan pendaftaran sekolah adalah ....

A. geografis
B. prosedural
C. statistik
D. perbandingan
E. hierarkis

Soal 8

Kalimat yang paling efektif untuk digunakan dalam infografik adalah ....

A. Para siswa semuanya diharapkan agar supaya membawa botol minum sendiri.
B. Membawa botol minum sendiri merupakan suatu hal yang harus dilaksanakan siswa.
C. Bawalah botol minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik!
D. Semua siswa-siswa harus membawa botol minumnya sendiri-sendiri.
E. Dalam rangka pengurangan sampah, botol minum hendaknya dibawa oleh siswa.

Soal 9

Diagram garis paling tepat digunakan untuk menyajikan ....

A. tahapan membuat kompos
B. struktur organisasi sekolah
C. persebaran penduduk antarpulau
D. perubahan suhu selama sepekan
E. bagian-bagian sistem pencernaan

Soal 10

Sebuah infografik menyatakan bahwa 90% responden menyukai pembelajaran digital, tetapi tidak mencantumkan jumlah dan karakteristik responden. Kelemahan utama infografik tersebut adalah ....

A. ilustrasinya kurang beragam
B. pilihan warnanya terlalu sederhana
C. data tidak memiliki konteks yang memadai
D. judulnya menggunakan kalimat pendek
E. persentasenya tidak boleh ditampilkan

Kunci Jawaban

  1. B

  2. B

  3. D

  4. C

  5. C

  6. D

  7. B

  8. C

  9. D

  10. C


Y. Tugas Individu

Buatlah sebuah infografik bertema salah satu hal berikut.

  1. Bijak menggunakan media sosial

  2. Pencegahan perundungan

  3. Gerakan literasi sekolah

  4. Pengurangan sampah plastik

  5. Dampak kecerdasan buatan dalam pendidikan

Ketentuan:

  • menggunakan minimal dua sumber tepercaya;

  • memuat judul, informasi utama, visual, dan sumber;

  • menggunakan bahasa Indonesia baku;

  • tidak memuat lebih dari 250 kata;

  • memiliki alur informasi yang jelas;

  • dibuat dalam ukuran vertikal;

  • dikumpulkan dalam format PNG, JPG, atau PDF.


Z. Rubrik Penilaian Infografik

AspekBobot
Ketepatan dan kelengkapan informasi30
Kejelasan struktur informasi20
Ketepatan bahasa dan ejaan15
Kesesuaian visual dengan isi15
Kreativitas dan keterbacaan desain10
Kelengkapan serta kredibilitas sumber10
Jumlah100

Pedoman penilaian

  • 86–100: sangat baik

  • 76–85: baik

  • 66–75: cukup

  • ≤65: perlu perbaikan

Materi ini selaras dengan keterampilan literasi informasi, yaitu menemukan informasi, menafsirkan data, menyusun inferensi, serta mengevaluasi isi dan unsur visual. Kemampuan tersebut juga digunakan dalam asesmen membaca yang melibatkan grafik, gambar, dan tabel.