#navbar-iframe-container, #navbar-iframe, .navbar { display: none !important; height: 0 !important; visibility: hidden !important; }

My Songs

Mars SMANSAKA (Orchestra Version) :

Dirgahayu Indonesia :

HUT SMANSAKA :

Welcome to SMANSAKA :

SMANSAKA Juara Lagi :

Ekskul Musik Anthem :

7 September 2025

Teks Laporan Hasil Observasi (LHO)



1. Pengertian

Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) adalah teks yang berisi hasil pengamatan terhadap suatu objek, peristiwa, atau fenomena. LHO disusun secara sistematis, objektif, dan faktual untuk memberikan informasi kepada pembaca.

2. Tujuan LHO

  • Menyampaikan informasi faktual tentang objek/fenomena.

  • Memberikan pengetahuan kepada pembaca.

  • Menjadi dasar pengambilan keputusan atau tindakan.

3. Ciri-Ciri

  • Bersifat objektif, berdasarkan fakta.

  • Ditulis dengan bahasa baku dan jelas.

  • Disusun secara sistematis (umum ke khusus).

  • Tidak mengandung pendapat pribadi.

4. Struktur Teks LHO

  1. Pernyataan Umum → berisi definisi, klasifikasi, atau gambaran umum tentang objek.

  2. Deskripsi Bagian → berisi uraian detail mengenai ciri, bagian, fungsi, atau perilaku objek.

  3. Deskripsi Manfaat / Simpulan → memuat manfaat, kegunaan, atau kesimpulan dari objek yang diamati.

5. Kaidah Kebahasaan

  • Menggunakan kata benda umum (misal: burung, sampah, siswa).

  • Menggunakan kata kerja aktif (misal: hidup, berkembang, tumbuh).

  • Menggunakan istilah teknis sesuai bidang (misal: ekosistem, fotosintesis).

  • Menggunakan konjungsi perincian (misal: pertama, selain itu, selanjutnya).

  • Menggunakan kalimat definisi atau deskriptif.

6. Contoh Singkat LHO

Judul: Pohon Mangga
Pohon mangga merupakan tanaman buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia.
Tanaman ini memiliki batang berkayu keras dengan daun berbentuk lonjong. Buah mangga berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi kuning atau merah saat matang. Mangga memiliki rasa manis dan mengandung vitamin C yang tinggi.
Selain sebagai buah konsumsi, pohon mangga juga berfungsi sebagai peneduh di pekarangan rumah.


Teks Anekdot



1.    Pengertian Teks Anekdot

Teks anekdot adalah teks berisi cerita singkat yang lucu, unik, dan sering kali menyindir kebiasaan, peristiwa, atau fenomena sosial. Anekdot biasanya melibatkan tokoh publik, tokoh rekaan, atau peristiwa sehari-hari yang dikemas dengan humor dan kritik.

 

2.    Tujuan Teks Anekdot

a.   Menghibur pembaca/pendengar.

b.   Menyampaikan kritik sosial dengan cara halus dan jenaka.

c.   Memberikan sindiran agar pembaca lebih peka terhadap fenomena kehidupan.

 

3.    Ciri-Ciri Teks Anekdot

a.   Mengandung humor atau kejenakaan.

b.   Bersifat menyindir atau mengkritik.

c.   Tokoh bisa nyata (figur publik) atau fiktif.

d.   Ceritanya singkat, padat, dan menarik.

e.   Umumnya berhubungan dengan realitas sosial.

 

4.    Struktur Teks Anekdot

a.   Abstraksi → pembuka yang memberi gambaran isi cerita.

b.   Orientasi → latar awal terjadinya cerita.

c.   Krisis → muncul masalah atau kejanggalan.

d.   Reaksi → tanggapan atau cara penyelesaian masalah.

e.   Koda → penutup cerita, biasanya berupa sindiran atau kesimpulan.

 

5.    Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

a.   Kalimat langsung: “Kok bisa begitu?” tanya ibu.

b.   Kalimat retoris (pertanyaan tidak perlu jawaban): Masa sih negara sebesar ini tidak punya solusi?

c.   Kata kerja aksi: berkata, menjawab, menimpali.

d.   Kata keterangan waktu/latar: kemarin, di sekolah, di kantor.

e.   Bahasa persuasif dan sindiran: menyinggung dengan halus, sering dalam bentuk humor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.    Contoh Teks Anekdot

Judul: Polisi Tidur

 

Suatu malam, seorang pengendara motor menabrak polisi tidur. Dengan marah, ia turun dari motor dan berkata, “Siapa sih yang tega-teganya bikin polisi kerja malam-malam di jalan begini?”

Orang-orang yang melihat tertawa.

Ternyata yang ditabrak hanyalah gundukan aspal yang memang dibuat sebagai pembatas jalan.

Pesan: Kadang kita mudah marah tanpa memahami kenyataan yang sebenarnya.

 

7.    Latihan Soal

a.   Apa tujuan utama teks anekdot?

b.   Sebutkan struktur teks anekdot!

c.   Apa yang dimaksud dengan krisis dalam teks anekdot?

d.   Mengapa teks anekdot sering digunakan untuk menyampaikan kritik sosial?

e.   Buatlah teks anekdot sederhana bertema “Sekolah”.