My Songs

Mars SMANSAKA (Orchestra Version)
HUT SMANSAKA
Welcome to SMANSAKA

16 Oktober 2026

MATERI TEKS BERITA KELAS XI


Materi Teks Berita

Bahasa Indonesia Kelas XI SMA

A. Pengertian Teks Berita

Teks berita adalah teks yang menyampaikan informasi mengenai peristiwa nyata yang penting atau menarik untuk diketahui masyarakat. Informasi disajikan berdasarkan fakta dan dapat diperiksa kebenarannya.

Berita dapat disampaikan melalui media cetak, situs web, radio, televisi, dan media sosial.

Tujuan teks berita: memberikan informasi agar pembaca atau pendengar mengetahui suatu peristiwa secara jelas dan tepat.

B. Ciri-Ciri Teks Berita

  1. Faktual: berdasarkan kejadian nyata, bukan hasil rekaan.
  2. Aktual: berkaitan dengan peristiwa yang baru terjadi atau masih relevan.
  3. Akurat: nama, tempat, waktu, angka, dan keterangan ditulis dengan tepat.
  4. Objektif: tidak mencampurkan fakta dengan penilaian pribadi wartawan.
  5. Penting atau menarik: memiliki manfaat atau daya tarik bagi masyarakat.
  6. Jelas dan ringkas: menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Perhatikan: pernyataan narasumber dapat berupa pendapat. Wartawan harus menjelaskan siapa yang menyampaikan pendapat tersebut agar tidak dianggap sebagai fakta yang telah terbukti.

C. Unsur-Unsur Berita: ADIKSIMBA

Informasi pokok dalam berita dapat ditemukan melalui enam pertanyaan berikut.

UnsurPertanyaanInformasi yang Dicari
ApaApa yang terjadi?Peristiwa utama
Di manaDi mana peristiwa terjadi?Tempat kejadian
KapanKapan peristiwa terjadi?Waktu kejadian
SiapaSiapa yang terlibat?Pelaku atau pihak terkait
MengapaMengapa peristiwa terjadi?Penyebab atau tujuan
BagaimanaBagaimana peristiwa berlangsung?Proses, keadaan, atau dampak

ADIKSIMBA dikenal juga sebagai 5W + 1H: what, where, when, who, why, dan how.

D. Struktur Teks Berita

1. Judul Berita

Menunjukkan pokok peristiwa secara singkat, menarik, dan sesuai isi.

Contoh: Siswa SMA Tunas Bangsa Olah Sampah Organik Menjadi Kompos

Judul tidak boleh melebih-lebihkan atau menjanjikan informasi yang tidak terdapat dalam berita.

2. Teras Berita

Paragraf pembuka yang memuat informasi terpenting. Teras biasanya menjawab beberapa unsur utama, seperti apa, siapa, di mana, dan kapan.

Tidak semua unsur ADIKSIMBA harus dimasukkan ke dalam satu kalimat pembuka.

3. Tubuh Berita

Berisi penjelasan lebih lengkap, seperti proses kejadian, penyebab, data, serta keterangan narasumber.

4. Ekor Berita

Berisi informasi tambahan atau latar belakang yang kepentingannya lebih rendah. Bagian ini tidak selalu hadir secara terpisah.

Penyusunan tersebut disebut pola piramida terbalik: informasi terpenting ditempatkan di awal, lalu diikuti rincian dan informasi tambahan.

E. Kaidah Kebahasaan Teks Berita

KaidahPenjelasanContoh
Bahasa bakuMenggunakan bentuk kata dan kalimat yang sesuai kaidahSiswa mempraktikkan pemilahan sampah.
Verba pewartaMenunjukkan penyampaian informasimengatakan, menjelaskan, menyampaikan
Kalimat langsungMengutip ucapan narasumber secara langsung“Sampah dipilah sebelum diolah,” kata Rina.
Kalimat tidak langsungMenyampaikan kembali isi ucapan narasumberRina menjelaskan bahwa sampah dipilah sebelum diolah.
Keterangan waktu dan tempatMemperjelas latar peristiwaPada 12 Oktober 2026, di halaman sekolah.
Konjungsi temporalMenunjukkan urutan waktukemudian, setelah, sebelum
Konjungsi kausalitasMenunjukkan hubungan sebab akibatkarena, sehingga, sebab

F. Contoh Teks Berita dan Analisisnya

Teks berikut merupakan simulasi untuk pembelajaran. Nama, data, dan kutipannya bersifat rekaan.

Siswa SMA Tunas Bangsa Olah Sampah Organik Menjadi Kompos

Sebanyak 60 siswa kelas XI SMA Tunas Bangsa mengikuti pelatihan pengolahan sampah organik di halaman sekolah pada 12 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertujuan mengurangi sampah kantin sekaligus melatih keterampilan menjaga lingkungan.

Dalam kegiatan itu, siswa memilah sisa sayuran dan daun kering, memotong bahan menjadi bagian kecil, kemudian memasukkannya ke dalam wadah pengomposan. Mereka juga mempelajari cara menjaga kelembapan bahan.

Koordinator kegiatan, Rina Wulandari, menjelaskan bahwa pengomposan memerlukan pemantauan berkala. “Siswa akan memeriksa kondisi bahan dan mencatat perubahannya setiap minggu,” katanya.

Setiap kelompok mendapat tugas merawat satu wadah pengomposan. Kompos yang telah matang direncanakan untuk digunakan pada tanaman di kebun sekolah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program lingkungan sekolah yang juga mencakup pengurangan plastik sekali pakai dan pemilahan sampah.

Analisis Unsur ADIKSIMBA

UnsurJawaban
ApaPelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos
Di manaDi halaman SMA Tunas Bangsa
Kapan12 Oktober 2026
SiapaSebanyak 60 siswa kelas XI dan koordinator kegiatan
MengapaUntuk mengurangi sampah kantin dan melatih keterampilan menjaga lingkungan
BagaimanaSiswa memilah, memotong, dan memasukkan bahan ke wadah pengomposan, lalu melakukan pemantauan

Analisis Struktur

BagianLetak dan Isi
JudulMenyatakan kegiatan utama siswa
TerasParagraf pertama: peserta, kegiatan, tempat, waktu, dan tujuan
TubuhParagraf kedua sampai keempat: proses, keterangan narasumber, dan tindak lanjut
EkorParagraf kelima: informasi tambahan tentang program lingkungan sekolah

G. Membedakan Fakta dan Opini

Fakta adalah pernyataan yang dapat diuji atau diperiksa kebenarannya.
Opini adalah pendapat, penilaian, dugaan, atau harapan seseorang.

PernyataanJenisAlasan
Pelatihan diikuti oleh 60 siswa.FaktaDapat diperiksa melalui daftar hadir
Pelatihan ini merupakan kegiatan paling menyenangkan sepanjang tahun.OpiniMengandung penilaian subjektif
Kegiatan berlangsung di halaman sekolah.FaktaTempatnya dapat diverifikasi
Menurut Rina, program tersebut akan meningkatkan kepedulian siswa.Opini narasumberBerupa perkiraan yang jelas sumbernya

Catatan: adanya angka tidak otomatis menjadikan pernyataan benar. Angka tetap harus diperiksa sumber dan ketepatannya.

H. Menilai Kredibilitas Berita

Sebelum mempercayai atau membagikan berita, lakukan pemeriksaan berikut.

  1. Baca isi secara utuh. Jangan menyimpulkan hanya dari judul.
  2. Periksa penerbit dan penulisnya. Pastikan identitasnya jelas.
  3. Periksa tanggal dan konteks. Berita lama dapat dibagikan seolah-olah baru.
  4. Telusuri sumber informasi. Cari data, dokumen, atau narasumber yang mendukung.
  5. Bandingkan dengan sumber lain yang dapat dipercaya.
  6. Periksa foto atau video. Pastikan sesuai dengan peristiwa yang diberitakan.
  7. Bedakan fakta, opini, dan iklan.

Judul sensasional, sumber tidak jelas, serta ajakan untuk segera menyebarkan informasi merupakan alasan untuk memeriksa berita lebih lanjut.

I. Langkah-Langkah Menulis Berita

  1. Tentukan peristiwa yang penting atau menarik.
  2. Kumpulkan informasi melalui pengamatan, wawancara, dan dokumen.
  3. Catat unsur ADIKSIMBA.
  4. Periksa kembali data, terutama nama, jabatan, angka, tempat, dan waktu.
  5. Tulis teras berita dengan mendahulukan informasi terpenting.
  6. Kembangkan tubuh berita menggunakan rincian dan keterangan narasumber.
  7. Buat judul yang singkat dan sesuai isi.
  8. Sunting tulisan dari segi isi, bahasa, ejaan, dan ketepatan kutipan.

Jangan membuat kutipan yang tidak pernah diucapkan narasumber. Jika belum melakukan wawancara, kumpulkan keterangannya terlebih dahulu.

J. Menyampaikan Berita Secara Lisan atau melalui Vlog

Berita yang disampaikan secara lisan tetap harus berdasarkan informasi yang telah diperiksa.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Lafal: kata diucapkan dengan jelas.
  • Intonasi: sesuai isi dan tidak berlebihan.
  • Tempo: tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
  • Ekspresi: sesuai suasana peristiwa.
  • Visual dan audio: mendukung isi serta tidak menyesatkan.
  • Etika: menghormati privasi dan meminta izin ketika diperlukan.

K. Latihan Pemahaman

Jawablah berdasarkan contoh berita di atas.

  1. Apa peristiwa utama yang diberitakan?
  2. Mengapa paragraf pertama disebut teras berita?
  3. Sebutkan dua tahap pengolahan sampah yang dilakukan siswa.
  4. Temukan satu verba pewarta dalam teks.
  5. Ubah kutipan langsung Rina menjadi kalimat tidak langsung.
  6. Mengapa kalimat “Kompos yang telah matang direncanakan untuk digunakan pada tanaman di kebun sekolah” tidak berarti kompos sudah digunakan?
  7. Apakah judul sesuai dengan isi berita? Jelaskan.
  8. Data apa yang perlu diperiksa untuk membuktikan jumlah peserta?
  9. Mengapa berita tersebut menggunakan keterangan narasumber?
  10. Jika kegiatan belum berlangsung, bolehkah penulis memberitakannya seolah-olah sudah terjadi? Jelaskan.

Pedoman Jawaban

  1. Pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
  2. Karena memuat informasi pokok mengenai peserta, kegiatan, tempat, waktu, dan tujuan.
  3. Misalnya memilah sisa sayuran dan daun kering, lalu memotong bahan menjadi bagian kecil.
  4. Menjelaskan.
  5. Rina mengatakan bahwa siswa akan memeriksa kondisi bahan dan mencatat perubahannya setiap minggu.
  6. Kata direncanakan menunjukkan rencana, bukan tindakan yang sudah terlaksana.
  7. Sesuai karena judul menggambarkan kegiatan utama dalam berita.
  8. Daftar hadir atau catatan peserta yang dapat diverifikasi.
  9. Untuk memberikan penjelasan dari pihak yang terlibat dan memperjelas sumber informasi.
  10. Tidak boleh. Penulis harus menyatakan bahwa kegiatan masih berupa rencana.

L. Tugas Praktik

Tulislah berita tentang satu kegiatan nyata di sekolah sepanjang 250–350 kata.

Ketentuan:

  • Memuat unsur ADIKSIMBA.
  • Menggunakan judul, teras, dan tubuh berita.
  • Memuat sedikitnya satu kutipan hasil wawancara.
  • Mencantumkan nama dan peran narasumber.
  • Menggunakan bahasa baku.
  • Membedakan kegiatan yang sudah terlaksana dengan yang masih direncanakan.
  • Menyertakan catatan sumber untuk membantu pemeriksaan data.
Aspek PenilaianBobot
Ketepatan fakta dan kejelasan sumber30
Kelengkapan unsur ADIKSIMBA25
Struktur dan urutan informasi20
Kebahasaan dan ejaan15
Kesesuaian judul dengan isi10
Jumlah100

Sumber berita :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda mengisi komentar jika mendapat manfaat dari uraian di atas. Hindari SARA dan junjung tinggi etika kesopanan... No SPAM...!!! Terima kasih...