26 Juli 2026

Pertemuan 1: Memahami Teks Cerita Sejarah (Kelas XII)

BAB 1: TEKS CERITA SEJARAH DAN INFOGRAFIK

Pertemuan 1: Memahami Teks Cerita Sejarah

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. menjelaskan pengertian teks cerita sejarah;

  2. mengidentifikasi ciri-ciri teks cerita sejarah;

  3. menganalisis struktur teks cerita sejarah;

  4. menemukan informasi penting dalam teks cerita sejarah; dan

  5. menyimpulkan isi teks cerita sejarah dengan tepat.


B. Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan peristiwa pada masa lalu berdasarkan urutan waktu. Peristiwa yang diceritakan memiliki nilai sejarah dan memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Teks cerita sejarah dapat membahas:

  • perjuangan tokoh nasional;

  • peristiwa kemerdekaan;

  • berdirinya sebuah kerajaan;

  • perkembangan suatu organisasi;

  • asal-usul suatu tempat;

  • perjalanan suatu bangsa; atau

  • peristiwa penting yang mengubah kehidupan masyarakat.

Meskipun disajikan dalam bentuk cerita, peristiwa utama, tokoh, waktu, dan tempatnya harus didasarkan pada fakta sejarah.


C. Jenis Teks Cerita Sejarah

1. Teks Cerita Sejarah Nonfiksi

Teks cerita sejarah nonfiksi menyajikan peristiwa masa lalu berdasarkan fakta dan bukti sejarah. Penulis tidak menambahkan peristiwa rekaan yang dapat mengubah kebenaran sejarah.

Contohnya:

  • biografi tokoh;

  • autobiografi;

  • catatan perjalanan;

  • catatan sejarah; dan

  • dokumentasi peristiwa.

2. Teks Cerita Sejarah Fiksi

Teks cerita sejarah fiksi menggunakan peristiwa sejarah sebagai latar cerita, tetapi dapat mengandung tokoh, percakapan, atau peristiwa tambahan yang berasal dari imajinasi penulis.

Contohnya:

  • novel sejarah;

  • cerpen berlatar sejarah;

  • legenda; dan

  • roman sejarah.

Dalam cerita sejarah fiksi, bagian yang merupakan fakta harus dibedakan dari bagian yang merupakan hasil imajinasi penulis.


D. Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah memiliki beberapa ciri berikut.

1. Menceritakan peristiwa masa lalu

Peristiwa yang dibahas telah terjadi pada waktu lampau dan mempunyai nilai sejarah.

2. Disusun secara kronologis

Peristiwa disampaikan berdasarkan urutan waktu, mulai dari peristiwa awal hingga peristiwa akhir.

3. Memuat fakta sejarah

Tokoh, waktu, tempat, dan peristiwa utama dapat dibuktikan melalui sumber sejarah.

4. Menunjukkan hubungan sebab dan akibat

Teks menjelaskan penyebab terjadinya suatu peristiwa serta akibat yang ditimbulkannya.

5. Memiliki tokoh dan latar

Tokoh merupakan orang yang terlibat dalam peristiwa, sedangkan latar meliputi waktu, tempat, dan keadaan.

6. Memuat nilai kehidupan

Teks cerita sejarah dapat mengandung nilai perjuangan, keberanian, persatuan, kerja keras, tanggung jawab, dan cinta tanah air.


E. Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur teks cerita sejarah terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi.

1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian pembuka yang memperkenalkan tokoh, tempat, waktu, dan keadaan awal sebelum peristiwa utama terjadi.

Contoh:

Pada masa penjajahan Belanda, kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat Indonesia masih sangat terbatas. Dalam keadaan tersebut, Ki Hadjar Dewantara tampil sebagai tokoh yang memperjuangkan pendidikan bagi rakyat.

Bagian tersebut memperkenalkan waktu, keadaan masyarakat, dan tokoh yang akan dibahas.

2. Urutan Peristiwa

Urutan peristiwa merupakan bagian yang menjelaskan rangkaian kejadian secara kronologis. Bagian ini biasanya menjadi bagian terpanjang dalam teks cerita sejarah.

Contoh:

Ki Hadjar Dewantara aktif menulis kritik terhadap pemerintah kolonial. Karena tulisannya, ia diasingkan ke Belanda. Selama berada di Belanda, ia mempelajari berbagai gagasan tentang pendidikan. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922.

Peristiwa tersebut disajikan secara berurutan, mulai dari kegiatan menulis, pengasingan, hingga pendirian Taman Siswa.

3. Reorientasi

Reorientasi merupakan bagian penutup yang berisi simpulan, komentar, atau penilaian terhadap peristiwa yang telah diceritakan.

Contoh:

Perjuangan Ki Hadjar Dewantara memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan Indonesia. Semangat dan kepeduliannya terhadap pendidikan patut diteladani oleh generasi muda.

Reorientasi bersifat opsional. Artinya, tidak semua teks cerita sejarah memiliki bagian ini.


F. Menemukan Informasi Penting

Informasi penting dalam teks cerita sejarah dapat ditemukan menggunakan pertanyaan Adiksimba.

UnsurPertanyaan
Apa     Peristiwa apa yang terjadi?
Di mana     Di mana peristiwa itu terjadi?
Kapan     Kapan peristiwa itu terjadi?
Siapa       Siapa yang terlibat dalam peristiwa?
Mengapa     Mengapa peristiwa itu terjadi?
Bagaimana     Bagaimana proses dan akibat peristiwa tersebut?

Selain menggunakan Adiksimba, pembaca juga perlu menemukan:

  • pokok informasi setiap paragraf;

  • urutan terjadinya peristiwa;

  • hubungan sebab dan akibat; serta

  • dampak peristiwa bagi kehidupan masyarakat.


G. Contoh Teks Cerita Sejarah

Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa

Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan belum dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sekolah-sekolah tertentu hanya diperuntukkan bagi keturunan bangsawan dan pegawai pemerintah kolonial. Dalam keadaan tersebut, Ki Hadjar Dewantara tampil sebagai tokoh yang memperjuangkan hak pendidikan rakyat.

Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah Belanda. Namun, pendidikannya tidak dapat diselesaikan karena kondisi kesehatannya.

Setelah tidak melanjutkan sekolah, Ki Hadjar Dewantara bekerja sebagai wartawan. Melalui tulisan-tulisannya, ia menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah kolonial. Salah satu tulisannya yang terkenal berjudul Als Ik Een Nederlander Was atau “Seandainya Aku Seorang Belanda”.

Tulisan tersebut mengkritik rencana pemerintah kolonial merayakan kemerdekaan Belanda dengan meminta sumbangan dari rakyat Indonesia yang sedang dijajah. Akibat kritik itu, Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda.

Selama berada di Belanda, ia mempelajari berbagai gagasan tentang pendidikan. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Lembaga tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat pribumi untuk memperoleh pendidikan.

Perjuangan Ki Hadjar Dewantara memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan nasional. Atas jasa-jasanya, tanggal kelahirannya, yaitu 2 Mei, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.


H. Analisis Struktur Teks

1. Orientasi

Orientasi terdapat pada paragraf pertama. Bagian tersebut menjelaskan keadaan pendidikan pada masa penjajahan dan memperkenalkan Ki Hadjar Dewantara.

2. Urutan Peristiwa

Urutan peristiwa terdapat pada paragraf kedua sampai kelima, yaitu:

  1. Ki Hadjar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889.

  2. Ia mengikuti pendidikan di sekolah Belanda.

  3. Ia bekerja sebagai wartawan.

  4. Ia menulis kritik terhadap pemerintah kolonial.

  5. Ia diasingkan ke Belanda.

  6. Ia mempelajari gagasan tentang pendidikan.

  7. Ia mendirikan Perguruan Taman Siswa.

3. Reorientasi

Reorientasi terdapat pada paragraf terakhir. Bagian tersebut menjelaskan pengaruh perjuangan Ki Hadjar Dewantara dan penghargaan atas jasa-jasanya.


I. Informasi Penting dalam Teks

PertanyaanJawaban
Siapa tokoh yang diceritakan?Ki Hadjar Dewantara
Siapa nama aslinya?Raden Mas Soewardi Soerjaningrat
Kapan ia lahir?2 Mei 1889
Di mana ia lahir?Yogyakarta
Apa pekerjaannya?Wartawan dan pejuang pendidikan
Mengapa ia diasingkan?Karena mengkritik pemerintah kolonial
Di mana ia diasingkan?Belanda
Apa yang didirikannya?Perguruan Taman Siswa
Kapan Taman Siswa didirikan?3 Juli 1922
Apa pengaruh perjuangannya?Memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia

J. Hubungan Sebab dan Akibat

Hubungan sebab dan akibat menjelaskan alasan terjadinya suatu peristiwa dan dampak yang ditimbulkannya.

SebabAkibat
Pendidikan hanya dapat dinikmati kelompok tertentuKi Hadjar Dewantara memperjuangkan pendidikan rakyat
Ia menulis kritik terhadap pemerintah kolonialIa diasingkan ke Belanda
Ia mempelajari pendidikan selama di BelandaIa memperoleh gagasan untuk mengembangkan pendidikan
Masyarakat pribumi membutuhkan pendidikanIa mendirikan Perguruan Taman Siswa

K. Menyimpulkan Isi Teks Cerita Sejarah

Simpulan adalah pernyataan singkat yang mewakili keseluruhan isi teks. Simpulan harus ditulis menggunakan kalimat sendiri tanpa mengubah isi pokok bacaan.

Langkah-langkah menyusun simpulan

  1. Bacalah teks secara menyeluruh.

  2. Temukan tokoh dan peristiwa utamanya.

  3. Catat informasi penting setiap paragraf.

  4. Susun urutan peristiwa secara ringkas.

  5. Tuliskan simpulan menggunakan kalimat yang jelas.

Contoh simpulan

Ki Hadjar Dewantara merupakan tokoh yang memperjuangkan kesempatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan. Setelah mengalami pengasingan dan mempelajari pendidikan di Belanda, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Perjuangannya memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan nasional.


L. Rangkuman

  1. Teks cerita sejarah menceritakan peristiwa masa lalu yang memiliki nilai sejarah.

  2. Teks cerita sejarah dapat berbentuk nonfiksi atau fiksi.

  3. Ciri utama teks cerita sejarah adalah disusun secara kronologis dan memuat fakta sejarah.

  4. Struktur teks cerita sejarah terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi.

  5. Informasi penting dapat ditemukan menggunakan pertanyaan Adiksimba.

  6. Peristiwa sejarah memiliki hubungan waktu serta sebab dan akibat.

  7. Simpulan harus mewakili keseluruhan isi teks dan ditulis secara ringkas.


M. Latihan

Latihan 1: Pemahaman Isi

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks “Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa”!

  1. Bagaimana keadaan pendidikan pada masa penjajahan Belanda?

  2. Siapakah nama asli Ki Hadjar Dewantara?

  3. Mengapa Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda?

  4. Apa yang dilakukannya selama berada di Belanda?

  5. Kapan dan di mana Perguruan Taman Siswa didirikan?

  6. Apa pengaruh perjuangan Ki Hadjar Dewantara bagi Indonesia?


Latihan 2: Analisis Struktur

Tentukan bagian orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi dalam teks tersebut. Tuliskan hasilnya dalam tabel berikut!

StrukturParagrafIsi
Orientasi......
Urutan peristiwa......
Reorientasi......

Latihan 3: Mengurutkan Peristiwa

Urutkan peristiwa berikut berdasarkan teks dengan memberikan nomor 1–5!

  • Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa.

  • Ki Hadjar Dewantara bekerja sebagai wartawan.

  • Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda.

  • Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta.

  • Ki Hadjar Dewantara mempelajari gagasan pendidikan di Belanda.


Latihan 4: Menulis Simpulan

Tulislah simpulan teks “Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa” dalam satu paragraf yang terdiri atas 3–5 kalimat.


N. Refleksi Pembelajaran

Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur!

  1. Apakah saya sudah dapat menjelaskan pengertian teks cerita sejarah?

  2. Apakah saya sudah dapat membedakan bagian orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi?

  3. Apakah saya sudah dapat menemukan informasi menggunakan Adiksimba?

  4. Bagian materi apa yang masih sulit saya pahami?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda mengisi komentar jika mendapat manfaat dari uraian di atas. Hindari SARA dan junjung tinggi etika kesopanan... No SPAM...!!! Terima kasih...

Pertemuan 2: Fakta, Opini, dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah (Kelas XII)

BAB 1: TEKS CERITA SEJARAH DAN INFOGRAFIK Pertemuan 2: Fakta, Opini, dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah A. Tujuan Pembelajaran Setela...