BAB 1: TEKS CERITA SEJARAH DAN INFOGRAFIK
Pertemuan 1: Memahami Teks Cerita Sejarah
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
menjelaskan pengertian teks cerita sejarah;
mengidentifikasi ciri-ciri teks cerita sejarah;
menganalisis struktur teks cerita sejarah;
menemukan informasi penting dalam teks cerita sejarah; dan
menyimpulkan isi teks cerita sejarah dengan tepat.
B. Pengertian Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan peristiwa pada masa lalu berdasarkan urutan waktu. Peristiwa yang diceritakan memiliki nilai sejarah dan memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat.
Teks cerita sejarah dapat membahas:
perjuangan tokoh nasional;
peristiwa kemerdekaan;
berdirinya sebuah kerajaan;
perkembangan suatu organisasi;
asal-usul suatu tempat;
perjalanan suatu bangsa; atau
peristiwa penting yang mengubah kehidupan masyarakat.
Meskipun disajikan dalam bentuk cerita, peristiwa utama, tokoh, waktu, dan tempatnya harus didasarkan pada fakta sejarah.
C. Jenis Teks Cerita Sejarah
1. Teks Cerita Sejarah Nonfiksi
Teks cerita sejarah nonfiksi menyajikan peristiwa masa lalu berdasarkan fakta dan bukti sejarah. Penulis tidak menambahkan peristiwa rekaan yang dapat mengubah kebenaran sejarah.
Contohnya:
biografi tokoh;
autobiografi;
catatan perjalanan;
catatan sejarah; dan
dokumentasi peristiwa.
2. Teks Cerita Sejarah Fiksi
Teks cerita sejarah fiksi menggunakan peristiwa sejarah sebagai latar cerita, tetapi dapat mengandung tokoh, percakapan, atau peristiwa tambahan yang berasal dari imajinasi penulis.
Contohnya:
novel sejarah;
cerpen berlatar sejarah;
legenda; dan
roman sejarah.
Dalam cerita sejarah fiksi, bagian yang merupakan fakta harus dibedakan dari bagian yang merupakan hasil imajinasi penulis.
D. Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah memiliki beberapa ciri berikut.
1. Menceritakan peristiwa masa lalu
Peristiwa yang dibahas telah terjadi pada waktu lampau dan mempunyai nilai sejarah.
2. Disusun secara kronologis
Peristiwa disampaikan berdasarkan urutan waktu, mulai dari peristiwa awal hingga peristiwa akhir.
3. Memuat fakta sejarah
Tokoh, waktu, tempat, dan peristiwa utama dapat dibuktikan melalui sumber sejarah.
4. Menunjukkan hubungan sebab dan akibat
Teks menjelaskan penyebab terjadinya suatu peristiwa serta akibat yang ditimbulkannya.
5. Memiliki tokoh dan latar
Tokoh merupakan orang yang terlibat dalam peristiwa, sedangkan latar meliputi waktu, tempat, dan keadaan.
6. Memuat nilai kehidupan
Teks cerita sejarah dapat mengandung nilai perjuangan, keberanian, persatuan, kerja keras, tanggung jawab, dan cinta tanah air.
E. Struktur Teks Cerita Sejarah
Struktur teks cerita sejarah terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi.
1. Orientasi
Orientasi merupakan bagian pembuka yang memperkenalkan tokoh, tempat, waktu, dan keadaan awal sebelum peristiwa utama terjadi.
Contoh:
Pada masa penjajahan Belanda, kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat Indonesia masih sangat terbatas. Dalam keadaan tersebut, Ki Hadjar Dewantara tampil sebagai tokoh yang memperjuangkan pendidikan bagi rakyat.
Bagian tersebut memperkenalkan waktu, keadaan masyarakat, dan tokoh yang akan dibahas.
2. Urutan Peristiwa
Urutan peristiwa merupakan bagian yang menjelaskan rangkaian kejadian secara kronologis. Bagian ini biasanya menjadi bagian terpanjang dalam teks cerita sejarah.
Contoh:
Ki Hadjar Dewantara aktif menulis kritik terhadap pemerintah kolonial. Karena tulisannya, ia diasingkan ke Belanda. Selama berada di Belanda, ia mempelajari berbagai gagasan tentang pendidikan. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922.
Peristiwa tersebut disajikan secara berurutan, mulai dari kegiatan menulis, pengasingan, hingga pendirian Taman Siswa.
3. Reorientasi
Reorientasi merupakan bagian penutup yang berisi simpulan, komentar, atau penilaian terhadap peristiwa yang telah diceritakan.
Contoh:
Perjuangan Ki Hadjar Dewantara memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan Indonesia. Semangat dan kepeduliannya terhadap pendidikan patut diteladani oleh generasi muda.
Reorientasi bersifat opsional. Artinya, tidak semua teks cerita sejarah memiliki bagian ini.
F. Menemukan Informasi Penting
Informasi penting dalam teks cerita sejarah dapat ditemukan menggunakan pertanyaan Adiksimba.
| Unsur | Pertanyaan |
|---|---|
| Apa | Peristiwa apa yang terjadi? |
| Di mana | Di mana peristiwa itu terjadi? |
| Kapan | Kapan peristiwa itu terjadi? |
| Siapa | Siapa yang terlibat dalam peristiwa? |
| Mengapa | Mengapa peristiwa itu terjadi? |
| Bagaimana | Bagaimana proses dan akibat peristiwa tersebut? |
Selain menggunakan Adiksimba, pembaca juga perlu menemukan:
pokok informasi setiap paragraf;
urutan terjadinya peristiwa;
hubungan sebab dan akibat; serta
dampak peristiwa bagi kehidupan masyarakat.
G. Contoh Teks Cerita Sejarah
Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa
Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan belum dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sekolah-sekolah tertentu hanya diperuntukkan bagi keturunan bangsawan dan pegawai pemerintah kolonial. Dalam keadaan tersebut, Ki Hadjar Dewantara tampil sebagai tokoh yang memperjuangkan hak pendidikan rakyat.
Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah Belanda. Namun, pendidikannya tidak dapat diselesaikan karena kondisi kesehatannya.
Setelah tidak melanjutkan sekolah, Ki Hadjar Dewantara bekerja sebagai wartawan. Melalui tulisan-tulisannya, ia menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah kolonial. Salah satu tulisannya yang terkenal berjudul Als Ik Een Nederlander Was atau “Seandainya Aku Seorang Belanda”.
Tulisan tersebut mengkritik rencana pemerintah kolonial merayakan kemerdekaan Belanda dengan meminta sumbangan dari rakyat Indonesia yang sedang dijajah. Akibat kritik itu, Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda.
Selama berada di Belanda, ia mempelajari berbagai gagasan tentang pendidikan. Setelah kembali ke Indonesia, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Lembaga tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat pribumi untuk memperoleh pendidikan.
Perjuangan Ki Hadjar Dewantara memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan nasional. Atas jasa-jasanya, tanggal kelahirannya, yaitu 2 Mei, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
H. Analisis Struktur Teks
1. Orientasi
Orientasi terdapat pada paragraf pertama. Bagian tersebut menjelaskan keadaan pendidikan pada masa penjajahan dan memperkenalkan Ki Hadjar Dewantara.
2. Urutan Peristiwa
Urutan peristiwa terdapat pada paragraf kedua sampai kelima, yaitu:
Ki Hadjar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889.
Ia mengikuti pendidikan di sekolah Belanda.
Ia bekerja sebagai wartawan.
Ia menulis kritik terhadap pemerintah kolonial.
Ia diasingkan ke Belanda.
Ia mempelajari gagasan tentang pendidikan.
Ia mendirikan Perguruan Taman Siswa.
3. Reorientasi
Reorientasi terdapat pada paragraf terakhir. Bagian tersebut menjelaskan pengaruh perjuangan Ki Hadjar Dewantara dan penghargaan atas jasa-jasanya.
I. Informasi Penting dalam Teks
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Siapa tokoh yang diceritakan? | Ki Hadjar Dewantara |
| Siapa nama aslinya? | Raden Mas Soewardi Soerjaningrat |
| Kapan ia lahir? | 2 Mei 1889 |
| Di mana ia lahir? | Yogyakarta |
| Apa pekerjaannya? | Wartawan dan pejuang pendidikan |
| Mengapa ia diasingkan? | Karena mengkritik pemerintah kolonial |
| Di mana ia diasingkan? | Belanda |
| Apa yang didirikannya? | Perguruan Taman Siswa |
| Kapan Taman Siswa didirikan? | 3 Juli 1922 |
| Apa pengaruh perjuangannya? | Memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia |
J. Hubungan Sebab dan Akibat
Hubungan sebab dan akibat menjelaskan alasan terjadinya suatu peristiwa dan dampak yang ditimbulkannya.
| Sebab | Akibat |
|---|---|
| Pendidikan hanya dapat dinikmati kelompok tertentu | Ki Hadjar Dewantara memperjuangkan pendidikan rakyat |
| Ia menulis kritik terhadap pemerintah kolonial | Ia diasingkan ke Belanda |
| Ia mempelajari pendidikan selama di Belanda | Ia memperoleh gagasan untuk mengembangkan pendidikan |
| Masyarakat pribumi membutuhkan pendidikan | Ia mendirikan Perguruan Taman Siswa |
K. Menyimpulkan Isi Teks Cerita Sejarah
Simpulan adalah pernyataan singkat yang mewakili keseluruhan isi teks. Simpulan harus ditulis menggunakan kalimat sendiri tanpa mengubah isi pokok bacaan.
Langkah-langkah menyusun simpulan
Bacalah teks secara menyeluruh.
Temukan tokoh dan peristiwa utamanya.
Catat informasi penting setiap paragraf.
Susun urutan peristiwa secara ringkas.
Tuliskan simpulan menggunakan kalimat yang jelas.
Contoh simpulan
Ki Hadjar Dewantara merupakan tokoh yang memperjuangkan kesempatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan. Setelah mengalami pengasingan dan mempelajari pendidikan di Belanda, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Perjuangannya memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan nasional.
L. Rangkuman
Teks cerita sejarah menceritakan peristiwa masa lalu yang memiliki nilai sejarah.
Teks cerita sejarah dapat berbentuk nonfiksi atau fiksi.
Ciri utama teks cerita sejarah adalah disusun secara kronologis dan memuat fakta sejarah.
Struktur teks cerita sejarah terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi.
Informasi penting dapat ditemukan menggunakan pertanyaan Adiksimba.
Peristiwa sejarah memiliki hubungan waktu serta sebab dan akibat.
Simpulan harus mewakili keseluruhan isi teks dan ditulis secara ringkas.
M. Latihan
Latihan 1: Pemahaman Isi
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks “Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa”!
Bagaimana keadaan pendidikan pada masa penjajahan Belanda?
Siapakah nama asli Ki Hadjar Dewantara?
Mengapa Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda?
Apa yang dilakukannya selama berada di Belanda?
Kapan dan di mana Perguruan Taman Siswa didirikan?
Apa pengaruh perjuangan Ki Hadjar Dewantara bagi Indonesia?
Latihan 2: Analisis Struktur
Tentukan bagian orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi dalam teks tersebut. Tuliskan hasilnya dalam tabel berikut!
| Struktur | Paragraf | Isi |
|---|---|---|
| Orientasi | ... | ... |
| Urutan peristiwa | ... | ... |
| Reorientasi | ... | ... |
Latihan 3: Mengurutkan Peristiwa
Urutkan peristiwa berikut berdasarkan teks dengan memberikan nomor 1–5!
Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa.
Ki Hadjar Dewantara bekerja sebagai wartawan.
Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda.
Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta.
Ki Hadjar Dewantara mempelajari gagasan pendidikan di Belanda.
Latihan 4: Menulis Simpulan
Tulislah simpulan teks “Ki Hadjar Dewantara dan Berdirinya Taman Siswa” dalam satu paragraf yang terdiri atas 3–5 kalimat.
N. Refleksi Pembelajaran
Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur!
Apakah saya sudah dapat menjelaskan pengertian teks cerita sejarah?
Apakah saya sudah dapat membedakan bagian orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi?
Apakah saya sudah dapat menemukan informasi menggunakan Adiksimba?
Bagian materi apa yang masih sulit saya pahami?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Anda mengisi komentar jika mendapat manfaat dari uraian di atas. Hindari SARA dan junjung tinggi etika kesopanan... No SPAM...!!! Terima kasih...