#navbar-iframe-container, #navbar-iframe, .navbar { display: none !important; height: 0 !important; visibility: hidden !important; }

My Songs

Mars SMANSAKA (Orchestra Version)
HUT SMANSAKA
Welcome to SMANSAKA
SMANSAKA Juara Lagi
Ekskul Musik Anthem : Guitar Zero Club (GZC)

14 September 2026

Tempat Sampahnya Dekat, Kesadarannya yang Masih Jauh



Tempat Sampahnya Dekat, Kesadarannya yang Masih Jauh

Pemandangan ini masih mudah ditemukan di sekolah: bungkus makanan tergeletak di lantai, gelas plastik ditinggalkan di bawah meja, atau tisu dibuang begitu saja. Ironisnya, tempat sampah kadang hanya berjarak beberapa langkah.

Lalu, apa yang sebenarnya jauh?

Bukan tempat sampahnya. Kesadarannya.

Membuang sampah pada tempatnya adalah tindakan yang sangat sederhana. Tidak membutuhkan kepintaran, tidak membutuhkan tenaga besar, bahkan tidak sampai menghabiskan satu menit. Namun, dari tindakan kecil inilah karakter seseorang terlihat.

Jangan berpikir, “Nanti juga ada yang membersihkan.” Petugas kebersihan bukan orang yang kita pekerjakan untuk memunguti sampah yang sengaja kita buang sembarangan.

Lebih memprihatinkan lagi jika kita mampu berjalan jauh untuk membeli makanan, tetapi merasa berat melangkah dua meter untuk membuang bungkusnya.

Kebersihan bukan soal banyaknya tempat sampah. Kebersihan adalah soal kebiasaan dan tanggung jawab.

Sekolah dapat menyediakan tempat sampah di berbagai sudut. Guru dapat mengingatkan berkali-kali. Petugas dapat membersihkan setiap hari. Namun, semuanya akan sia-sia jika kesadaran untuk menjaga kebersihan tidak tumbuh dari diri sendiri.

Mulai dari Diri Sendiri

Tidak perlu menunggu program khusus atau perintah guru. Mulailah dengan tindakan sederhana:

Selesai makan atau minum, langsung buang sampah ke tempatnya.
Sebelum meninggalkan kelas, lihat kembali area tempat dudukmu.
Jika melihat sampah di dekatmu, ambil dan buang—meskipun bukan milikmu.
Jika teman membuang sampah sembarangan, ingatkan dengan baik.

Jadikan empat tindakan sederhana itu sebagai kebiasaan setiap hari.

Sampahmu, tanggung jawabmu. Lingkungan sekolah, tanggung jawab kita bersama.

Karena orang yang berpendidikan seharusnya tidak hanya terlihat dari apa yang ia ketahui, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan lingkungan di sekitarnya.

Tempat sampahnya sudah dekat. Sekarang, dekatkan pula kesadaran kita.


Sumber berita :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Anda mengisi komentar jika mendapat manfaat dari uraian di atas. Hindari SARA dan junjung tinggi etika kesopanan... No SPAM...!!! Terima kasih...